Demo Buruh Menyudahi Aksi, Meski Gagal Bertemu Puan
Tepat pada pukul 13.00 WIB, unjuk rasa di dekat Gedung DPR/MPR RI, Jakarta hari Selasa (2/10/2019) yang digelar oleh ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja menyudahi unjuk rasa tersebut. Buruh-buruh tersbeut menyudahi aksi unjuk rasa meskipun tuntutan mereka untuk bertemu Ketua DPR RI Puan Maharani tidak terpenuhi.
Aksi unjuk rasa ditutup dengan berdoa bersama jajaran kepolisian. Sebelum itu, massa hanya bisa mendekat sekitar 200 meter dari depan Gedung DPR/MPR RI.
Koordinator aksi memandu para aksi unjuk rasa yang telah bubar dari dalam mobil aksi, berjalan menuju area Parkir Timur Senayan. Pada area parkir tersebut terdapat sebanyaknya lima sampai enam bis pariwisata yang mengangkut pada demonstran pada tempat tinggalnya di Bekasi, Tangerang, Karawang, Cikarang, dan Bogor.
Ketua Harian Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi mengatakan, misi massa saat ini tersampaikan, yaitu memanfaatkan momentum pelantikan DPR RI periode 2019-2024 untuk menyampaikan tiga tuntutan.
Permintaan massa itu, di antaranya penolakan terhadap revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, permintaan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan penolakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.
Tuntutan itu, menurut Rusdi, juga telah didengar oleh Anggota DPR RI Obron Thabroni yang datang langsung menemui ratusan buruh.
Menurut dia, kondisi saat ini kurang memungkinkan untuk perwakilan massa menemui para wakil rakyat untuk membahas tiga tuntutan buruh.
"Saya sarankan nanti ada tim kecil lalu kita bisa rundingkan bersama ketika anggota DPR telah mengisi komisi-komisi", kata Abron saat ditemui usai berbicara di mobil komando.
Massa mulai tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, tetapi aksi hanya dapat dilakukan di Jalan Gatot Subroto karena akses masuk menuju gedung DPR/MPR ditutup oleh Kepolisian.
Sumber: Akurat.co

Comments
Post a Comment